News & Promo

Kota Bandung masuk 10 besar pariwisata terbaik dari Kemenpar

  • 13 Maret 2015
Pemerintah Kota Bandung meraih penghargaan sebagai 10 peringkat indeks Pariwisata Indonesia terbaik dari Kementerian Pariwisata. Indeks ini merupakan hasil survei yang dikeluarkan World Economic Forum sesuai dengan standar internasional.
 
"Jadi Alhamdulillah manajemen pariwisata di Bandung memadai. Tapi akan terus ditingkatkan karena ada target dari presiden wisatawan mancenegara diperbanyak," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Selasa (6/12).
 
Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, berdasarkan penilain pariwisata terbaik dilihat catatan indeks pariwisata mencakup empat aspek yakni lingkungan pendukung bisnis, tata kelola pariwisata, insfrastruktur pendukung pariwisata dan potensi wisata alam serta wisata buatan.
 
Meski telah mendapat penghargaan, Emil tetap ingin meningkatkan potensi pariwisata yang ada di Kota Bandung. Sehingga jumlah wisatawan yang datang baik dari domestik dan mancanegara bisa terus bertambah.
 
Dia menyebutkan untuk saat ini rata-rata wisatawan yang datang ke Bandung mencapai enam juta per tahun dan didominasi wisatawan nusantara. Karenanya ia menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.
 
"Maka tahun depan kita mau bikin pusat budaya Sunda di Cibiru. Sudah disiapkan, jadi tidak hanya ke Saung Angklung Udjo, ada satu tenpat lain," katanya.
 
Selain itu, kata Emil, Pemkot Bandung akan berusaha memperbaik destinasi wisata yang telah ada. Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Pariwisata Arief Yahya.
 
Emil menuturkan Menpar Arief Yahya juga meminta Pemkot Bandung bisa mempopulerkan homestay. Hal ini untuk menyeimbangkan kunjungan wisatawan yang diharapkan akan meningkat.
 
"Karena memurut perkiraan kamar hotel tidak mencukupi jika target itu berhasil. Maka rumah-rumah warga itu nanti akan dibantu oleh pemerintah pusat melalui pemerintah kota kabupaten. Untuk dikonversi kalau ada kamar kosong menjadi kamar yang terdaftar yang layak ditinggali oleh wisatawan," katanya.