News & Promo

Tempat Wisata Bersejarah di Bandung

  • 16 Mei 2017

Bagi para pecinta wisata lokal, Bandung merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di daftar tujuan kota yang akan dikunjungi. Selain berjalan-berjalan, kamu juga dapat melihat bangunan yang menjadi saksi bisu sejarah di Kota Paris Van Java tersebut. Berikut 5 tempat wisata bersejarah di Kota Bandung:

1. Gedung Sate

Bangunan yang menjadi salah satu ikon kota Bandung ini terletak di Jalan Diponegoro Nomor 22. Dinamakan gedung sate karena ornamen tusuk sate yang berada di menara sentralnya.

Gedung Sate dibangun pada 27 Juli 1920. Tujuan didirikannya gedung ini adalah sebagai pusat pemerintahan saat Pemerintah Hindia-Belanda menetapkan Kota Bandung sebagai ibu kota pemerintahan.

Gedung Sate terbuka untuk umum hanya pada hari libur dan akhir pekan saja, dan membutuhkan izin dari staf keamanan. Kini gedung sate menjadi gedung pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat.

 

2. Gedung Merdeka

Gedung Merdeka terletak di jalan Asia-Afrika, Bandung. Bangunan ini pertama kali dibangun pada tahun 1895 dan dinamakan Sociëteit Concordia, dan pada tahun 1926 bangunan ini direnovasi seluruhnya oleh Wolff Schoemacher, Aalbers dan Van Gallen. Gedung Sociëteit Concordia dipergunakan sebagai tempat berkumpulnya sekelompok masyarakat Belanda yang berdomisili di kota Bandung dan sekitarnya.

Pada masa pendudukan Jepang gedung ini dinamakan Dai Toa Kaman dengan fungsinya sebagai pusat kebudayaan. Pada masa proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 gedung ini digunakan sebagai markas pemuda Indonesia menghadapi tentara Jepang dan selanjutnya menjadi tempat kegiatan Pemerintah Kota Bandung. Ketika pemerintahan pendudukan (1946 – 1950), fungsi gedung dikembalikan menjadi tempat rekreasi. Menjelang Konferensi Asia Afrika, gedung itu mengalami perbaikan dan diubah namanya oleh Presiden Indonesia, Soekarno, menjadi Gedung Merdeka pada 7 April 1955.

 

3. Jalan Braga

Jalan Braga Bandung tidak jauh dari Gedung Merdeka. Pada tahun 1900-an, Jalan Braga hanyalah jalan kecil di depan pemukiman sunyi. Sekitar tahun 1920-1930-an, jalan mulai ramai setelah banyak pengusaha berkebangsaan Belanda mendirikan toko, bar, tempat hiburan, dan toko-toko baju serta butik yang menjual baju dengan rancangan baju dari Paris Perancis. Braga berasal dari Bahasa Sunda Baraga, yang artinya kurang lebih berjalan menyusuri sungai. Sesuai dengan namanya, Jalan Braga memang berada di tepian Sungai Cikapundung.

 

4. Stasiun Pusat Kereta Api Bandung

Jalur kereta api dari Batavia mulai masik ke Bandung pada tahun 1884. Pembangunan ini membuat Bandung semakin ramai dan terkenal karena keindahannya. Jalur transportasi ini masih ada dan terletak di pusat kota Bandung.

Stasiun kereta Api ini dibangun pada saat abad ke 19, dimana pada saat itu terjadi pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Sehingga terciptalah jalur transportasi kereta api. Peristiwa inilah yang dapat menjadikan Kota Bandung menjadi ramai hingga saat ini. bahkan Stasiun ini merupakan satu-satunya staiun tertua yang ada di Indonesia yang didirikan pada tahun 1884.

 

5. Alun-alun Bandung

Alun-alun Bandung terletak di pusat Kota Bandung tepatnya di Jl. Asia Afrika, Balonggede, Regol. Pada masa penjajahan Belanda dulu, Taman Alun – Alun Kota Bandung merupakan sebuah tempat persinggahan kuda pengantar surat karena berseberangan dengan gedung Kantor Pos Belanda. Pada Desember 2014, Pak Ridwan Kamil selaku walikota sekaligus perancang taman alun alun mengubah tempat ini menjadi sebuah tempat wisata keluarga di Bandung.

 

Selain itu bagi anda yang berasal dari luar kota dan ingin tinggal beberapa malam di Bandung, jangan khawatir, karena banyak hotel di Bandung ini yang siap menyambut dan memfasilitasi anda selama berada di Bandung.

Kapan atuh ke Bandung?

 

References:

http://asianafricanmuseum.org/gedung-merdeka-dari-masa-ke-masa/

http://www.kompasiana.com/ali.muakhir/10-wisata-di-bandung-yang-dijangkau-dengan-jalan-kaki_5591f7acaa23bd682aaa2293

https://sebandung.com/2014/02/bangunan-bersejarah/

http://indonesiaexplorer.net/5-tempat-bersejarah-di-kota-bandung.html